Featured Post Today
print this page
Latest Post

SEMPURNA DAN BANGGA

MANCHESTER- Hasil sempurna berbuah kebanggaan, itu yang dirasakan Manajer Manchester City Pep Guardiola setelah The Citizens berhasil mengatasi Napoli 2-1 pada laga ketiga Liga Champions Grup F di Stadion Etihad, Rabu (18/10) dini hari WIB.

Pep tanpa ragu menyebut wakil Seri ALiga Italia itu sebagai salah satu tim terbaik yang pernah dia hadapi sebagai pelatih. Bisa mengalahkan Napoli membuatnya sangat senang. Dua gol City dicetak Raheem Sterling dan Gabriel Jesus.

Balasan pasukan tamu dilesakkan Amadou Diawara dari titik putih. ”Napoli adalah tim yang luar biasa. Mereka punya kemampuan fantastis untuk mengirimkan umpan-umpan panjang dan pendek,’’ungkap Pep. Mantan pelatih Barcelona ini memuji performa Partenopei yang amat baik dan menyulitkan. Namun, tantangan itu bisa ditaklukkan berkat persiapan yang mantap.

The Citizens mendominasi selama setengah jam pertama dan langsung unggul dua gol. Napoli membuang peluang emas selepas tendangan penalti Dries Mertens dimentahkan kiper Ederson. Siap Revans Memasuki paruh kedua, Partenopei bangkit dan ganti menekan lawan. Sayang, mereka hanya mampu mencetak satu gol.

”Saya pikir mereka adalah salah satu skuad terbaik di Eropa. Untuk mengatasi sebuah tim hebat, kami harus menampilkan performa yang luar biasa,’’jelas Pep. City akan ganti menyambangi markas Napoli pada pertandingan keempat, 1 November mendatang. David Silva dan kawan-kawan bakal lolos ke fase gugur jika kembali memetik tiga angka.

Pelatih Napoli Maurizio Sarri mengakui kenggulan pasukan Pep. Dia menyanjung kemajuan pesat The Citizens. ”Mereka punya kualitas fisik, teknik, dan taktik yang luar biasa. Jika dapat mempertahankan ketahanan fisik, mereka bisa melaju hingga ke final,” tutur Sarri. Allenatore 58 tahun ini menyatakan siap melakukan revans dalam duel di San Paolo. Sarri telah menganalisis kekuatan lawan dan mengevaluasi permainan Marek Hamsik dan kawankawan.(afp,soccerway,A7-16)

Suara Mereka, 19 Oktober 2017

Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9677/SEMPURNA-DAN-BANGGA
0 komentar

MOMEN KEBANGKITAN

LONDON- Momen kebangkitan menjadi misi Chelsea ketika menjamu AS Roma pada laga ketiga Liga Champions Grup C di Stamford Bridge, London, Kamis (19/10) dini hari WIB.

The Blues memang sudah mengantongi dua kemenangan di Champions League. Namun, langkah Si Biru di Liga Primer Inggris tidak mulus. Akhir pekan lalu, Gary Cahill dan kawan-kawan dibekuk juru kunci Crystal Palace. Absennya gelandang bertahan N'Golo Kante berdampak buruk pada kinerja barisan pertahanan. Tiemoue Bakayoko yang diplot sebagai pengganti Kante belum tampil sesuai harapan manajer Antonio Conte.

Chelsea kian pincang selepas cedera yang menimpa Victor Moses. Tanpa Moses, yang biasa bermain sebagai gelandang kanan, Conte harus menurunkan David Zappacosta. Namun, klub London ini mendapat kabar bagus dengan kembalinya striker Alvaro Morata dari cedera. Kehadiran Morata jelas akan memperkuat daya gempur di lini depan. Conte mengakui timnya kesulitan bermain di kompetisi domestik dan Eropa. Musim lalu hal itu tidak mereka hadapi.

150 Persen
”Musim ini bakal sangat sulit bagi kami. Karena itu, kami harus memberikan 150 persen. Seratus persen tak akan cukup. Saya memiliki para pemain yang punya kemauan besar dalam bekerja dan berjuang,” ungkap Conte. Pelatih berkebangsaan Italia ini yakin Cahill dan kawan-kawan bisa menemukan kekuatan untuk bangkit. Kembalinya Morata juga membuatnya gembira.

”Saat beberapa pemain Anda cedera, Anda berada dalam masalah,” tegasnya. Bagaimana dengan Roma? Giallorossi menuju markas The Blues dengan bekal memprihatinkan. Klub ibu kota Italia itu kalah 0-1 dari Napoli dalam lanjutan Seri A. Pasukan Serigala tampil bagus saat dipermalukan Napoli. Eusebio Di Francesco, allenatore Roma, bertekad meraih hasil positif pada matchday 3.
Di Francesco akan mengusung skema 4-3-3. Target manmengandalkan Edin Dzeko yang diapit Diego Perotti dan Alessandro Florenzi. ''Kami harus tampil di lapangan dengan karakteristik dan gagasan permainan kami sendiri,” tutur Di Francesco.(afp,goal. com, A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 18 Oktober 2017
Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9367/MOMEN-KEBANGKITAN
0 komentar

TAK MINDER

MANCHESTER- Laga sulit bakal dilakoni Napoli pada pertandingan lanjutan Grup F Liga Champions, tengah pekan ini. I Partenopei akan melawat ke kandang Manchester City yang merupakan pemuncak grup ini di Etihad Stadium, Rabu (18/10) dini hari WIB.

City masih sempurna di babak penyisihan grup dengan mengoleksi enam poin dari dua laga. Adapun Napoli berada di peringkat ketiga dengan nilai tiga. Poin Marek Hamsik dan kawan-kawan sama dengan milik Shakhtar Donetsk yang berada di peringkat kedua. Di bawah asuhan pep Guardiola, The Citizens memperlihatkan performa apik.

Di Premier League, David Silva dan kawan-kawan kokoh di puncak klasemen sementara dengan meraih 22 poin. Mereka belum pernah kalah hingga pertandingan ketujuh. Bahkan, di laga terakhir, City meraih kemenangan besar dengan skor 7-2 atas Stoke City. Kemenangan tersebut akan meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri pemain jelang lawan Napoli.

Di level Eropa, Etihad Stadium juga cukup angker. The Citizens tidak terkalahkan di 11 pertandingan kandang terakhir mereka di Eropa, yakni dengan meraih delapan kemenangan dan tiga seri. Catatan apik tersebut, ditambah dengan materi pemain asuhan Guardiola yang berkualitas, membuat City diunggulkan bisa memenangi laga lawan Napoli.

Meski demikian, hal itu tak membuat Napoli minder. Anak-anak asuhan Maurizio Sarri justru tertantang menghentikan laju apik The Citizens.“Kami tak harus melangkah ke lapangan dengan perasaan takut untuk menghadapi mereka,” ujar striker Napoli, Lorenzo Insigne. “Mereka memiliki para juara hebat. Tapi, bila kami bermain sebagai sebuah tim, kami bisa menimbulkan masalah. Kami harus yakin, karena kami memiliki kualitas,” tambahnya.

Belum Terkalahkan
Saat ini Napoli juga tengah on fire. Mereka baru saja mengalahkan salah satu tim kuat Italia, AS Roma dengan skor 1-0. Hal itu membuat mereka belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan awal sehingga nangkring di puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 21.

Di kancah Eropa, Napoli juga cukup tangguh saat manjalani laga tandang. Dari empat laga tandang di kompetisi Eropa, I Partenopei hanya kalah sekali. Dua laga lain sukses dimenangkan dan sekali laga berakhir imbang. Napoli juga tidak pernah kalah saat berhadapan dengan City. Terakhir kali mereka bertemu pada pertandingan fase grup Liga Champions 2011/2012.

Pada saat itu I Partenopei sukses mengimbangi Manchester City dengan skor 1-1 di Etihad dan menang 2-1 di Sao Paolo. Dengan statistik seperti itu, pelatih City, Pep Guardiola, dituntut putar otak untuk menghadapi Napoli. Kemenangan 7-2 atas Stoke City lalu diharap tidak membuat anakanak asunannya overconfidence. Karena, tim tamu bakal bisa memanfaatkan sekecil kesalahan di lapangan untuk menghukum anak-anak asuhannya. “Napoli akan membunuh Anda dengan pressing tinggi.

Mereka mampu menekan kiper kami. Saya amat bahagia bisa mendapat kesempatan memainkan pertandingan seperti ini,” kata Guardiola. “Gaya permainan Napoli mirip Shakhtar Donetsk. Mereka sangat bagus. Saya akan menunjukkan kekuatan Napoli pada para pemain saya bahwa mereka bagus dan bagaimana mereka akan bermain,” sambungnya.(rtr, H13-56)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 17 Oktober 2017

Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9057/TAK-MINDER
0 komentar

Melesat karena Saling Mengenal

MANCHESTER- Musim ini Manchester City mulai melesat di Liga Primer Inggris. Musim kedua Pep Guardiola sebagai manajer membawa banyak perubahan. The Citizens belum terkalahkan dan sangat produktif. ”Kami saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik.

Saya mengenal para pemain saya, saya mengenal Premier League, dan bagaimana untuk menghancurkan lawan,” ungkap Pep. Pelatih asal Spanyol ini menilai David Silva dan kawan-kawan tampil sangat baik.

Performa itu ditambah dengan kepercayaan diri tinggi. ”Semua orang yakin kami akan mencetak gol,” tegas mantan entrenador Barcelona itu.

City telah menghasilkan 29 gol dalam delapan pertandingan Premiership musim 2017-2018. Manchester Biru adalah tim pertama dalam sejarah Premier League yang bisa mencetak gol sebanyak itu dalam delapan laga pertama.

The Citizens menjadi tim terproduktif di Inggris dalam 123 tahun jika ukurannya adalah delapan partai pertama di liga. Silva dan kawan-kawan menang tujuh kali dan sekali bermain seri. Kemenangan 7-2 atas Stoke City di Stadion Etihad, Sabtu (14/10), merupakan bukti terbaru ketangguhan mereka.

Sebelumnya, City juga sukses membungkam dua klub besar, Liverpool dan Chelsea. Kendati permainan klubnya dipuji, Pep berusaha tetap waspada. Sebab, target utamanya adalah meraih gelar. ”Saya di sini untuk menang, bukan buat hiburan,” ujarnya.(afp,soccerway, A7-16)

Suara Merdeka, 16 Oktober 2017

Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/8911/Melesat-karena-Saling-Mengenal
0 komentar

Timnas Pelajar U-16 Raih Juara Malaysia - Borneo Cup


Bola.com, Kinabalu - Tim Pelajar U-16 Indonesia meraih target juara Malaysia-Borneo Cup setelah menekuk DPM Sport School 1-0 pada final yang berlangsung di Stadion Likas, Sabtu (7/10/2017).

Bagi skuat Maman Suryaman, sukses di final ini melengkapi empat kemenangan sebelumnya di penyisihan grup dan semifinal. "Saya memberi apresiasi kepada para pemain yang mampu keluar dari tekanan tuan rumah," ujar Maman usai pertandingan.

Gol tunggal kemenangan tim pelajar Indonesia dicetak striker asal Dilkat Persib, Ilham Mahfudzillah dimenit ke-10. Selain meraih trofi juara, gelandang serang tim pelajar Indonesia Alif Jaelani jadi top skorer turnamen dengan lima gol.

Manajer tim pelajar Indonesia, Fary D. Francis mengaku salut dengan kerjasama dan kekompakan yang diperlihatkan para pemain selama turnamen. "Sukses ini membuktikan bahwa para pemain usia muda kita memang punya kualitas yang dibanggakan," kata Fary usai penyerahan trofi.

Fary menambahkan, sukses ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Menpora Imam Nahrawi yang terus memantau perkembangan tim selama turnamen.

"Saya berterima kasih kepada Menpora yang telah menunjuk saya sebagai manajer. Saya berharap prestasi ini dikuti oleh tim usia muda Indonesia lainnya," papar Fary.

Kebanggaan serupa juga ditunjukkan Ahmad Latando Paturusi, bek tengah yang selalu jadi starter pada lima partai yang dilakoni timnya.

"Ini adalah prestasi pertama saya di level internasional. Saya berharap bisa kembali memperkuat Indonesia pada turnamen selanjutnya," kata Latando yang juga tercatat sebagai pemain SSB Bank Sulselbar ini.

Sumber : http://www.bola.com/indonesia/read/3121027/timnas-pelajar-u-16-raih-juara-malaysia-borneo-cup


0 komentar

Ya Konsistensi, Ya Ciri Khas

LONDON- Konsistensi tanpa meninggalkan ciri khas. Itu yang membuat Manchester City melangkah dengan mantap musim ini. The Citizens tetap memimpin klasemen Liga Primer Inggris selepas menaklukkan tuan rumah Chelsea 1-0 di Stamford Bridge London, Minggu (1/10) dini hari WIB.

Meski tanpa striker Sergio Aguero, Manchester Biru masih sanggup melaju berkat gol tunggal Kevin de Bruyne. Dengan hasil ini City sempurna pada September karena selalu menang dalam tujuh laga di semua kompetisi. Pep Guardiola, manajer City, menyatakan puas lantaran hasil akhir dan permainan timnya sejalan.

David Silva dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dari awal hingga akhir. Pasukan tamu juga memaksa The Blues lebih banyak bertahan. Setelah unggul pun, The Citizens terus menekan. Sebaliknya, permainan Si Biru nyaris tak berkembang.

Situasi makin runyam setelah striker Alvaro Morata ditarik keluar pada babak pertama gara-gara cedera. ”Cara main kami yang membuatku sangat senang. Kami bermain berani, mempertahankan bola, dan menerapkan pressing tinggi,'' ujar Pep. Dia juga memuji Leroy Sane, Gabriel Jesus, dan Raheem Sterling.

Ketiganya tak membiarkan Chelsea punya waktu untuk berpikir atau mengirimkan bola ke wilayah belakang mereka. ”Kami meyakinkan klub kalau kami bisa pergi ke mana pun dan menampilkan permainan kami,'' tutur Pep. Bagaimana dengan performa Chelsea?

Klub London ini mejan lantaran cuma melahirkan empat percobaan, dua di antaranya mengarah ke gawang. ”Kualitas Manchester City sudah berbicara. Detail-detail yang menentukan hasilnya,” kata Manajer Chelsea Antonio Conte.(afp, soccerway, A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 2 Oktober 2017
Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/5782/Ya-Konsistensi-Ya-Ciri-Khas
0 komentar

PERFORMA SEMPURNA

PARIS- Unai Emery, pelatih Paris Saint-Germain (PSG), menyebut performa timnya sempurna ketika memukul Bayern Munich 3-0 pada laga kedua Liga Champions Grup B di Parc des Princes, Kamis (28/9) dini hari WIB.

Trio penyerang (Kylian) Mbappe, Neymar (Junior) dan (Edinson) Cavani tampil memesona. Trisula MNC bahu-membahu untuk membobol gawang Sven Ulreich. Dani Alves membuka gol yang kemudian dilengkapi Cavani dan Neymar.

Ini merupakan kemenangan kedua beruntun Les Parisiens. Thiago Silva dan kawan-kawan juga belum kebobolan di Champions League. Bayern sebenarnya mendominasi permainan. Sayang, tak satu pun peluang Die Roten bisa dikonversi menjadi gol. Lini belakang PSG bertahan dengan baik dari gempuran Si Merah.

Les Parisiens memanfaatkan serangan balik untuk menghabisi pasukan tamu. Gol Cavani dan Neymar sama-sama tercipta lewat counter attack. ‘’Kami dapat tiga poin dan itu luar biasa. Penting bagi suporter kami untuk menikmati partai seperti ini, melawan tim Eropa berkualitas,” ungkap Emery. ”Kami menjawab penguasaan bola mereka dengan pertahanan yang sangat agresif,’’ imbuhnya.

Menurut Emery, tiga gelandangnya bekerja keras. Upaya itu diimbangi kehebatan trio MNC. Selepas dipermak di Paris, Ketua Eksekutif (CEO) Bayern Karl-Heinz Rummenigge akan melakukan evaluasi dengan tim. Dia menuntut perbaikan segera. ”Kami harus menganalisis, dan mengambil konsekuensi dalam bentuk pesan yang jelas,” ujar Rummenigge. Dia menilai penampilan secara keseluruhan tak mencerminkan Bayern yang sesungguhnya. Tidak ada kesalahpahaman atau interpretasi yang keliru.(afp, soccerway, A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 29 September 2017
Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/5099/PERFORMA-SEMPURNA
0 komentar

Mulus berkat Permainan Akurat

MANCHESTER- Berkat permainan akurat, Manchester City berhasil melaju mulus musim ini. The Citizens bahkan selalu memetik kemenangan telak belakangan ini. Manchester Biru akan melanjutkan tren positif itu saat menjamu Shakhtar Donetsk pada matchday 2 Liga Champions Grup F di Stadion Etihad, Rabu (27/9) dini hari WIB.

Awal bagus City tak lepas dari permainan memikat gelandang Kevin de Bruyne. Pemain 26 tahun asal Belgia itu terlihat makin matang. Dia menyumbang satu gol dan tiga assist dalam lima dari enam laga Liga Primer Inggris musim 2017-2018. Penampilan oke De Bruyne mendapatkan pujian dari manajer Pep Guardiola.

Sang pelatih menilai dia adalah salah satu gelandang terbaik di dunia. De Bruyne ingin kembali mengulang performanya ketika meladeni Shakhtar. Wakil Ukraina itu pada pertandingan pertama sukses menumbangkan Napoli. “Saya berada pada trek yang benar, dan sangat menyenangkan bisa menunjukkan diri lebih matang di dalam tim,” tutur De Bruyne. “Semua berjalan baik. Saya tak memiliki alasan untuk pergi ke mana pun,’’ imbuh pemain yang pernah disia-siakan Chelsea itu.

Untuk partai ini, Pep dipastikan tanpa bek kiri Benjamin Mendy yang mengalami cedera pada akhir pekan lalu. Juga harus absen bek Vincent Kompany dan gelandang Ilkay Guendogan. Pep diprediksi menurunkan skema 4-3-3. Gabriel Jesus diplot selaku striker yang diapit Raheem Sterling dan Bernardo Silva. Di kubu Shakhtar, pelatih Paulo Foncesca juga menyiapkan pola 4-3-3. Facundo Ferreyra bertugas sebagai ujung tombak yang disokong Taison dan Marlos. Ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua tim.(dailystar,A7-16)

Suara Merdeka, 26 September 2017
Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/4402/Mulus-berkat-Permainan-Akurat
0 komentar

SELALU ADA JALAN


GIRONA- Tim yang mau berjuang selalu ada jalan. Paling tidak itu yang dialami Barcelona dalam jornada 6 Liga Primera Spanyol (La Liga).

Meski awalnya kesulitan, Barca akhirnya mampu mengatasi tuan rumah Girona 3-0 di Stadion Municipal de Montilivi, Minggu (24/9) dini hari WIB.

Dua gol pertama tercipta dari bunuh diri Aday Benitez pada menit ke-17 dan Gorka Iraizoz Moreno (48). Luis Suarez menutup kemenangan di menit ke-69. Pada menit-menit awal La Blaugrana tak mudah mengembangkan permainan, karena Lionel Messi dijaga ketat pemain muda Girona, Pablo Maffeo.

Pertahanan gigih pasukan tuan rumah dan penjagaan khusus terhadap Messi benar-benar merepotkan. Namun, perlahan-lahan Los Cules mampu keluar dari kesulitan.

Menurut Pelatih Barca Ernesto Valverde, penjagaan khusus Maffeo terhadap Messi jadi sebuah keuntungan. Sebab, megabintang berkebangsaan Argentina itu justru bisa membuka ruang lebih banyak untuk rekan-rekannya lantaran ada satu pemain lawan harus mengikutinya ke mana pun.

Messi memang tak bisa banyak menebar ancaman. Dia hanya melepaskan dua tembakan, satu di antaranya tepat sasaran. Valverde menyebut itu sebagai pengorbanan besar La Pulga.

Manfaatkan Situasi
”Kami menciptakan peluang-peluang di awal, tapi kesulitan mengunci pertandingan,” tutur Valverde. Dia menambahkan, timnya berhasil memanfaatkan situasi seperti penjagaan ketat Maffeo terhadap Messi.

Mantan entrenador Athletic Bilbao ini memuji semangat timnya saat menyerang dan bertahan. Dengan kemenangan atas Girona, Barca masih sempurna dalam enam pertandingan pertama. Klub Catalan memimpin klasemen dengan nyaman. Sementara itu, Maffeo (20) disebut-sebut sukses mengunci pergerakan Messi.

Berkat aksinya, Si Kutu gagal mencetak gol dan membuat assist. Maffeo merupakan pinjaman dari Manchester City. Dia membela Blanquivermell sejak Januari 2016. ”Dia (Messi) menanyakan beberapa hal kepada saya, apakah saya dipinjamkan oleh City dan berapa usia saya.

Percakapan itu berlangsung menyenangkan,” kata Maffeo. Dia menghargai kepercayaan pelatih untuk mengawal Messi. Kendati terus menguntit gerak La Pulga sepanjang laga, dia tak melakukan tukar jersey dengan Si Kutu. Dirinya lebih memilih kaus kiper Marc-Andre ter Stegen.(afp,soccerway,A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 25 September 2017
Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/4039/SELALU-ADA-JALAN

0 komentar

MENOLAK PANIK




MADRID- Zinedine Zidane, pelatih Real Madrid, menolak panik meski start timnya di Liga Primera Spanyol (La Liga) musim 2017-2018 tidak mulus. Dia meminta Sergio Ramos dan kawankawan tetap tenang. El Real kembali gagal menang selepas ditaklukkan tamunya, Real Betis, 0-1 pada jornada 5 La Liga di Santiago Bernabeu, Kamis (21/9) dini hari WIB.

Gol tunggal dilesakkan Antonio Sanabria pada menit ke-90. Gara-gara hasil negatif itu, Los Blancos baru menang dua kali dalam lima pertandingan. Si Putih tertahan di peringkat ketujuh dengan mengemas delapan poin. Los Merengues tertinggal tujuh angka dari seteru abadi Barcelona yang memuncaki klasemen. Barca masih melaju mulus dengan memenangi lima laga berturut-turut. Kendati tersudut, Zidane tetap percaya diri.

Posisi sekarang disebutnya tidak terlalu berbahaya. "Kami akan terus berjalan dengan kerja yang sedang kami lakukan. Saya pikir ini bukan situasi yang genting. Masih banyak partai yang akan datang, dan kami tidak seharusnya menyianyiakan semua kerja bagus hanya berdasarkan dua atau tiga penampilan yang biasa-biasa saja," jelas Zidane.

Frustrasi
Entrenador berkebangsaan Prancis ini memilih tetap berkepala dingin. Yang harus dilakukan sekarang adalah melakukan segalanya untuk menang. Ketika menghadapi Betis, Zidane terheran-heran dengan keberuntungan timnya.

Banyak sekali peluang, tapi bola tidak mau masuk gawang. Madrid mendominasi dengan melepaskan 21 percobaan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sayang, upaya Ramos dan kawan-kawan gagal menembus gawang Antonio Adan. Gelandang Casemiro mengaku frustrasi. Menurut dia, satu angka lebih baik daripada kalah.

"Begitulah sepak bola. Terkadang memang tidak adil. Kami harus menyelamati Betis, yang berjuang, bekerja dan tampil bagus di Bernabeu,'' kata Casemiro. Pelatih Betis Quique Setien menyatakan bangga dengan perjuangan dan konsistensi permainan anak-anak asuhannya. Faktor itulah yang menjadi penentu keberhasilan mendapatkan tiga poin di markas El Real.

"Kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Meraih tiga poin di Bernabeu merupakan pencapaian bergengsi," tegas Setien. Sebelum laga, Setien telah mengetahui titik lemah Si Putih. Lewat strategi yang tepat, sang raksasa pun akhirnya bisa ditumbangkan.(afp,soccerway, A7- 16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 22 September 2017
Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/3504/MENOLAK-PANIK
0 komentar

Rodgers Bahagia Celtic Juara Liga Skotlandia dengan Meyakinkan

REPUBLIKA.CO.ID, CELTIC -- Glasgow Celtic jadi juara Liga Skotlandia dengan rekor luar biasa. Mengumpulkan 86 angka dari 30 laga, Celtic juara dengan menyisakan delapan pertandingan.
Raihan poin mereka terpaut jauh meninggalkan Aberdeen di peringkat kedua yang punya 61 angka. Sosok pelatih Brendan Rodgers pun banyak dipuji karena bisa mengantarkan Celtic jadi juara. Meskipun, dia baru melatih the Hoops delapan bulan yang lalu.
Eks pelatih Liverpool ini pun bahagia dengan pencapaiannya. Rodgers menegaskan, dia akan menetap lama di Celtic.
"Saya akan di sini untuk waktu yang lama. Kami punya pasukan muda yang akan semakin kuat, dan saya akan bersama mereka di sini," kata Rodgers dikutip dari ESPN, Senin (3/4).
Rodgers mengatakan, Celtic saat ini dalam trek yang benar. Berpeluang meraih treble winners di level lokal, Rodgers yakin the Hoops siap untuk bermain lebih di kancah Eropa musim depan.
"Tidak tempat lain yang lebih baik. Kami bahagia dalam karier dan kehidupan pribadi. Tempat ini adalah yang paling tepat," ujarnya.

Sumber :
http://bola.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-dunia/17/04/04/onuy3n348-rodgers-bahagia-celtic-juara-liga-skotlandia-dengan-meyakinkan
0 komentar

Juara Miami Terbuka, Federer Lanjutkan Dominasi atas Nadal

JawaPos.com - Petenis gaek asal Swiss, Roger Federer, melanjutkan dominasinya di lapangan keras atas seteru abadinya, Rafael Nadal. Pada final Miami Terbuka 2017 di Crandon Park, Senin (3/4) dini hari WIB, Federer meraih titel juara usai menang dua set (6-3, 6-4).

Set pertama berlangsung ketat sampai pada game kedelapan dan break point kesepuluh ketika bola pengembalian Nadal membentur net. Federer kemudian dengan mudah merebut game berikutnya untuk memenangi set pertama 6-3.

Gaya bermain Federer dan Nadal memang kontras. Perbedaan corak permainan keduanya kian menyolok pada pertemuan kali ini. Set kedua tak kalah kerasnya sampai Federer kemudian menutup set ini dengan kemenangan 6-4.

Bagi Federer, ini menjadi gelar ke-91 di level tour. Gelar juara juga mendongkrak posisi Federer menuju ranking keempat ATP pada Senin (3/4). "Saya naik peringkat dan hanya ingin tetap sehat. Ketika sehat, saya merasa baik, dan mampu memproduksi permainan tenis seperti hari ini," ujar Federer kepada ESPN.
Sejak kembali ke lapangan setelah enam bulan absen karena cedera, petenis berusia 35 tahun itu juga telah menjuarai Australia Terbuka dan Indian Wells untuk mendominasi ATP Tour.

Pada April hingga Mei mendatang, Federer memilih absen menjalani seri lapangan tanah liat dan fokus menatap Grand Slam Prancis Terbuka alias Roland Garros yang akan dimulai pada 28 Mei mendatang. "Saya akan beristirahat dan fokus menghadapi Roland Garros. Seri lapangan rumput dan keras setelahnya adalah yang terbaik buat saya. Akan sangat menyenangkan kembali menjadi nomor 1, tapi itu jalan yang masih panjang," imbuh Federer.

Federer telah mengalahkan Nadal pada semua turnamen tahun ini dan sudah memenangi empat pertemuan terakhir. Sementara, Nadal bermain pada final kelimanya di Miami, tapi tetap belum mampu meraih gelar juara. Nadal masih memimpin rekor pertemuan dengan Federer 23-14 berkat keunggulan di lapangan tanah liat. Tapi, Federer kini memimpin 10-9 di lapangan keras.

"Saya merasa cukup dekat untuk memenangi set pertama. Sayang, ini bukan hari saya. Memang benar bahwa ketika seseorang datang dengan situasi dinamis seperti dia, semuanya akan berpihak kepada Anda," sesal Nadal. (ira/JPG)

Sumber : 
http://www.jawapos.com/read/2017/04/03/120585/juara-miami-terbuka-federer-lanjutkan-dominasi-atas-nadal
0 komentar

Kevin/Marcus Pertahankan Gelar

NEW DELHI – Ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernadi Gideon, sukses mempertahankan gelar juara India Terbuka Super Series. Pada laga final di Siri Fort Sports Complex, New Delhi, Minggu (2/4), mereka mengalahkan rekan senegaranya, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dengan skor 21-11 dan 21-15.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi raihan gelar kedua beruntun Kevin/Marcus setelah menjadi juara di All England lalu. Rekor kemenangan mereka atas Angga/Ricky pun menjadi 3-0. Sejatinya, pertandingan antara Kevin/Marcus dan Angga/Ricky ini merupakan ulangan final tahun lalu. Saat itu, Kevin/Marcus juga sukses mengalahkan rekan senegaranya itu dengan skor 21- 17 dan 21-13.
Karena itu, di pertandingan kemarin Angga/Ricky memberikan perlawanan sengit agar bisa revans. Mereka mampu unggul 3-2 pada awal game pertama. Namun, Kevin/Marcus mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Bahkan, setelah itu ganda nomor satu dunia tersebut tidak terbendung.
Poin demi poin mereka peroleh hingga menyudahi perlawanan Angga/Ricky dengan skor 21-11. Di game kedua, Kevin/- Marcus lebih mudah memperoleh poin. Hal itu tak lepas dari penampilan Angga/Ricky yang sering membuat kesalahan sendiri. Mereka pun mampu menutup game kedua dengan skor 21-15. (K4-56)

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/kevinmarcus-pertahankan-gelar/
Sumber : Suara Merdeka | Senin, 3 April 2017
0 komentar

PSG Juara Liga Prancis

LYON – Paris St Germain (PSG) menang 4-1 atas Monaco di final Piala Liga Prancis pada Sabtu waktu setempat. Mereka menjadi juara untuk tahun keempat secara beruntun dan memiliki keuntungan psikologis atas rival-rival mereka dalam persaingan perebutan gelar Liga Prancis. Julian Draxler membawa PSG memimpin dan Thomas Lemar menyamakan kedudukan untuk Monaco, lalu Angel Di Maria dan dua gol sumbangan Edinson Cavani mengamankan kemenangan di Parc OL

PSG, yang tertinggal tiga angka dari Monaco di Liga Prancis dengan delapan pertandingan tersisa di musim ini, kini tidak terkalahkan di Piala Liga Prancis sejak kekalahan di perempat final dari St Etienne pada November 2012. PSG asuhan Unai Emery terlihat tidak seperti tim yang disingkirkan secara memalukan oleh Barcelona dengan kekalahan 1-6. Di lain pihak, bintang muda Monaco Kylian Mbappe menampilkan permainan mengecewakan.
”Setelah apa yang terjadi saat melawan Barca, kami harus memenangi final ini,” kata Di Maria. Gelandang PSG Adrien Rabiot mengatakan mereka memiliki poin untuk dibuktikan saat melawan sang pemuncak klasemen Liga Prancis. ”Kami memainkan permainan hebat. Semua orang di mana-mana mengatakan bahwa Monaco merupakan tim favorit, bahwa mereka adalah yang terbaik di Prancis. Kami memperlihatkan siapa kami pada malam ini,” tuturnya.
PSG, yang tidak diperkuat bek tengah yang cedera Marquinhos, memulai pertandingan dengan baik. Marco Verratti menemukan Di Maria di dalam kotak penalti untuk mengiriminya umpan terobosan, dan pemain Argentina itu, yang menghadapi kiper Danijel Subasic, memainkan operan pendeka kepada Draxler, yang memasukkannya untuk membawa PSG memimpin pada menit keempat.
Monaco, yang tidak diperkuat Fabinho yang diskors dan Radamel Falcao yang cedera, kesulitan untuk menciptakan peluang namun mampu menyamakan kedudukan pada akhir pergerakan bagus pada menit ke-27.
Bernardo Silva mengecoh dua bek dengan mengirim operan lob untuk Sidibe, yang mengirimkan bola kepada Lemar di luar kotak penalti, dan sang gelandang mengirimkan tembakan melengkung ke sudut atas gawang. PSG, mampu memaksimalkan kesalahan lain di pertahanan Monaco ketika Di Maria menaklukkan perangkap offside untuk mendapatkan operan Draxler, dan menaklukkan Subasic satu menit sebelum turun minum.
Cavani memperbesar keunggulan timnya pada menit kesembilan babak kedua melalui sepakan voli dari umpan silang sempurna Verratti dari sisi kanan. Penyerang Uruguay itu gagal mencetak gol beberapa menit kemudian, sebelum Di Maria melepaskan tembakan melengkung yang juga dapat ditepis Subasic saat PSG semakin dekat dengan gol keempat.
Hal itu akhirnya tercapai pada menit terakhir, ketika Cavani melepaskan tembakan dari jarak dekat dari umpan silang Di Maria untuk membawa PSG meraih gelar Piala Liga ketujuhnya dengan gol ke-40nya dari 40 pertandingan kompetitif musim ini. (rtr,A4-32)

Sumber :http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/psg-juara-liga-prancis/
Sumber : Suara Merdeka | Senin, 3 April 2017
0 komentar

Konta Incar Peringkat Satu Dunia

Taklukkan Wozniacki di Final Miami Terbuka

 MIAMI – Johanna Konta memenangi gelar terbesar dalam kariernya ketika dia mengalahkan Caroline Wozniacki dalam babak final turnamen tenis Miami Terbuka, Sabtu (1/4).

Unggulan ke-10 asal Inggris itu mengembangkan permainan agresif untuk mengatasi unggulan ke-12 asal Denmark di lapangan keras Crandon Park. Konta mengunci kemenangan dengan pukulan lob sempurna untuk mendapatkan gelar keduanya pada tahun ini, setelah menang di Sydney pada Januari 2017.

Setelah sukses menjadi juara Miami Terbuka, Johanna Konta optimistis memasang target sebagai ratu tenis dunia. Petenis Inggris itu tak akan terburu-buru untuk mencapainya. Bermain di Tennis Center at Crandon Park, Minggu (2/4) dini hari WIB, Konta menjadi juara usai mengalahkan petenis Denmark, Caroline Wozniacki, dua set langsung 6-4, 6- 3.

Laga itu bergulir 96 menit. Petenis 25 tahun itu berhak membawa pulang hadiah senilai 940 ribu poundsterling. Awal pekan ini dia juga bakal mendaki ke urutan ketujuh WTA(Asosiasi Tenis Wanita). Konta menunjukkan laju yang cukup bagus dengan peringkat itu. Sebagai gambaran dia menduduki urutan 146 dunia pada Juni 2015.

Kini, dia pun optimistis membidik peringkat pertama dunia. ”Saya sudah meyakininya sejak masih kecil. Saya harus menjadi petenis terbaik di dunia. Saya tahu akan banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan mulai saat ini sampai nanti,” kata Konta.

”Perjalanan masing-masing petenis berbeda. Saya butuh waktu lebih panjang dan lebih banyak pengalaman untuk mengumpulkan pengetahuan yang diperlukan dalam pertandingan- pertandingan yang saya jalani. Saya memainkan tenis yang cerdas dan penuh ketenangan. Saya cuma butuh waktu. Di atas kertas seolah-olah semua terjadi dalam waktu yang singkat padahal sangat lama,” ucap dia. (rtr,A4-32)
 

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/konta-incar-peringkat-satu-dunia/
Sumber : Suara Merdeka | Senin, 3 April 2017
0 komentar

Juarai MotoGP Qatar, Vinales Kian Pede Tatap Juara Dunia

Bola.com, Losail - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, kian percaya diri dalam mengejar target menjadi juara dunia MotoGP 2017. Kemenangan pada balapan MotoGP Qatar, 26 Maret 2017, membuat Vinales kian termotivasi.

"Jika Anda memiliki motor yamaha, targetnya adalah mencoba dan memenangi gelar juara dunia," ungkap Vinales seperti dikutip Bike Sport News, setelah balapan.

Target juara sebenarnya sudah dilontarkan Vinales sebelum balapan perdana MotoGP 2017 dimulai. Namun, saat itu, dia belum berani sesumbar karena masih tak yakin hasil impresif pada saat tes pramusim bisa berlanjut ke balapan.

Pada balapan MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Losail, Vinales membuktikan performa impresifnya pada saat tes pramusim bukan kebetulan. Dia tampil impresif dengan mengungguli pebalap senior macam Andrea Dovizioo, Valentino Rossi, dan Marc Marquez.

Sempat tergusur ke posisi kelima selepas start, pebalap asal Spanyol berusia 22 tahun itu mampu menyodok ke posisi depan. Vinales menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis dengan catatan waktu 38 menit 59,999 detik.

Kemenangan ini membuat mantan pebalap Suzuki itu menatap optimis balapan MotoGP seri berikutnya di Argentina. Kemampuan Vinales kembali diuji pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, 9 April 2017.

"Saya merasa lebih lepas. Setelah mendominasi tes pramusim dan tiba di sini dengan mental untuk menang, saya mendapatkan tekanan untuk menang, dan akhirnya mampu mewujudkannya, saya sangat puas. Saya sangat termotivasi untuk pergi ke Argentina," kata Maverick Vinales.
0 komentar

Marcus/Kevin Wakili Indonesia pada Final All England 2017

BIRMINGHAM, JUARA.net - Pasangan ganda putra nasional, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, akan mewakili Indonesia pada babak final All England 2017. Marcus/Kevin meraih tiket ke final setelah mengalahkan pasangan asal Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, di Barclaycard Arena, Birmingham, Sabtu (11/3/2017).

Dalam laga yang berlangsung selama 1 jam sembilan menit itu, Marcus/Kevin meraih kemenangan rubber game (19-21, 21-13, 21-17). Kedua pasangan menampilkan permainan menarik sepanjang gim pertama. Mereka sama-sama tampil apik dan saling kejar dalam pengumpulan poin. Marcus/Kevin sempat memetik keunggulan 10-7 atas Conrad-Peterson/Kolding. 

Namun, keadaan berubah pasca-interval. Conrad-Petersen/Kolding memberikan perlawanan sengit. Kondisi itu memaksa pasangan Indonesia menelan kekalahan pada gim pertama. Kekalahan pada gim pertama seolah memberikan suntikan motivasi bagi Marcus/Kevin. 

Kedua pemain mencoba bangkit pada gim kedua. Sempat tertinggal 0-4, Marcus/Kevin kemudian tampil impresif pasca-interval. Mereka berhasil memaksakan rubber game. Pada gim ketiga, pertandingan berjalan menegangkan. 

Kedua pasangan bermain ngotot untuk meraih tiket ke partai pamungkas. Sepanjang pertandingan gim ketiga, perbedaan poin di antara kedua pasangan selalu tipis. Meski demikian, Marcus/Kevin memiliki konsentrasi yang lebih baik. Menjelang akhir gim ketiga, mereka sukses melancarkan penetrasi dan menuntaskan laga untuk mendapatkan kemenangan.

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (12/3/2017), Marcus/Kevin akan berhadapan dengan pasangan unggulan keenam asal China, Li Junhui/Liu Yuchen.

Li/Liu melangkah ke babak final setelah menaklukkan rekan senegara, Liu Cheng/Zhang Nan, dengan 21-18, 21-14. 

Sumber : http://www.juara.net/read/raket/bulu-tangkis/171593-marcuskevin.wakili.indonesia.pada.final.all.england.2017
0 komentar

4 Faktor Kunci Arema Sukses Menjadi Juara Piala Presiden 2017

Bola.com, Bogor - Arema FC sukses menjadi juara Piala Presiden 2017 setelah menang telak atas Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab. Bogor, Minggu (12/3/2017).
Gol-gol Tim Singo Edan dilesakkan Hanif Syahbandi (30’), bunuh diri Michael Orah (40’), serta hattrick Cristian Gonzales (45’, 53’, 64’). Sementara itu, satu-satunya gol Tim Pesut Etam dicetak oleh Firly Apriansyah pada menit 64.
Kemenangan ini mempertegas dominasi Kera-kera Ngalam di Piala Presiden 2017. Di fase semifinal leg kedua tim asuhan Aji Santoso juga sempat menang telak 5-2 atas Semen Padang.
Kekalahan Borneo FC terasa menjadi antiklimaks, setelah sebelumnya klub asuhan Ricky Nelson menyingkirkan juara bertahan Persib Bandung lewat drama adu penalti 5-3.
Semenjak fase penyisihan Arema terlihat mendominasi. Esteban Vizcarra cs. jadi juara grup 2 dengan rekor menyakinkan. Sukses Arema pun mempertegas kalau mereka tim yang amat luar biasa saat tampil di sebuah turnamen.
Mereka jadi jawara Piala Gubernur Jatim 2013, Trofeo Persija 2013 dan 2015,  SCM Cup 2015, Piala Menpora 2013, Inter Island Cup 2014, Bali Island Cup 2015 serta 2016, dan Bhayangkara Cup 2016.
Gelar juara Piala Presiden 2017 menjadi awal yang baik bagi Aji Santoso, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Milomir Seslija. Sang legenda hidup Singo Edan diharapkan bisa mengantarkan Arema jadi juara kompetisi kasta elite musim 2017 ini.
Terakhir Arema FC jadi kampiun kompetisi pada musim 2009-2010.
Bola.com mencatat ada beberapa faktor kunci yang mempermulus langkah Arema FC menjadi juara turnamen pramusim menyongsong Liga 1 2017. Apa-apa saja?
1. Cristian Gonzales Menggila
Arema FC melakukan peremajaan skuat di awal musim 2017. Tim Singo Edan banyak menyingkirkan pemain senior dan menggantikannya dengan darah muda.
Namun, sosok Cristian Gonzales tidak masuk dalam daftar buang Arema, walau usianya sudah memasuki 40 tahun. Aji Santoso punya alasan mempertahankan El Loco.
Ia melihat walau gaek Gonzales, masih bisa menunjukkan level permainan terbaik. Di ajang Torabika Soccer Championship 2016, pemain naturalisasi berdarah Uruguay tersebut jadi top scorer tim dengan koleksi 15 gol.
Aji melihat Gonzales masih amat dibutuhkan oleh tim asuhannya. Keputusan tersebut terbukti tepat. Penampilan El Loco meroket. Ia menyumbang 11 gol buat timnya, sekaligus mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Presiden 2017.
2. Perjudian Berharga Mahal Pusamania Borneo FC
Pelatih Pusamania Borneo FC, Ricky Nelson, secara berani menerapkan permainan ofensif saat menjajal Arema FC di laga puncak Piala Presiden 2017. Ia terlihat yakin para pemain muda yang dimilikinya bakal tampil trengginas mengimbangi permainan Arema.
Sayangnya, keputusan Ricky bermain terbuka membuat lini pertahanan Tim Pesut Etam rentan saat diserang balik oleh Tim Singo Edan.
Kuartet lini belakang Borneo FC, Diego Michiels, Dirkir Kohn Glay, Kunihiro Yamashita, Michael Orah, berulangkali dibuat pontang-panting menghadapi skema satu dua pemain-pemain depan Arema.
Apalagi kemudian Yamashita ditarik keluar karena cedera. Jadilah lini pertahanan Pesut Etam lebih mudah ditembus.
Tertinggal 3-0 pada babak pertama Pusamania Borneo FC kian mempertinggi intensitas serangan. Sayangnya saat Asri Akbar dkk. bermain lebih menekan lini pertahanan makin keropos.
3. Mental Juara Singo Edan
Arema FC dikenal sebagai tim spesialis juara di sejumlah turnamen. Terakhir pada edisi 2016 lalu Beny Wahyudi cs. memenangi gelar Bali Island Cup dan Bhayangkara Cup.
Para pemain Arema terbiasa menghadapi tekanan laga puncak. Mereka selalu terlihat tenang menghadapi lawan-lawan di pertandingan krusial penentu gelar juara.
Hal ini terlihat tidak berubah sedikit pun ketika Arema banyak melakukan perombakan pemain. Para pemain pendatang baru yang rata-rata berusia muda terlihat bisa menutupi lubang yang ditinggalkan pilar senior yang hengkang.
Aji tak sepenuhnya menyingkirkan semua pemain senior. Di skuat Kera-kera Ngalam masih tersisa pemain-pemain matang pengalaman seperti Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, Kurnia Meiga, serta Beny Wahyudi.
Mereka dihadirkan untuk menularkan virus kepercayaan diri ke para young guns.
4. Dukungan Berlimpah Aremania
Tak bisa dimungkiri kehadiran kelompok suporter Aremania yang mendominasi tribune penonton Stadion Pakansari, Cibinong, meningkatkan kepercayaan diri para pemain Arema.
Pasukan Singo Edan amat percaya diri menghadapi laga sarat tekanan kontra Pusamania Borneo FC. Nyanyian Aremania sepanjang laga memompa semangat mereka untuk memberi yang terbaik di lapangan.
Beda halnya dengan Tim Pesut Etam. Dihuni mayoritas pemain belia minim jam terbang laga tensi tinggi, Pusamania Borneo FC, mereka kekurangan sokongan kelompok suporter, Pusamania.
Walau begitu penampilan mereka tetap layak disaluti. Tidak diunggulkan oleh banyak pengamat, klub milik pengusaha muda Nabil Husein menjelma menjadi kekuatan menakutkan di sepanjang turnamen.
Sumber :
http://www.bola.com/indonesia/read/2883830/4-faktor-kunci-arema-sukses-menjadi-juara-piala-presiden-2017
0 komentar

Juara Australia Terbuka 2017, Federer Ingin Berbagi Gelar dengan Nadal

JawaPos.com - Drama menegangkan tersaji di Rod Laver Arena, pada Minggu (29/1). Mantan petenis nomor satu dunia, Roger Federer, menang atas seteru abadinya, Rafael Nadal, lewat pertarungan sengit lima set 6-4 3-6 6-1 3-6 6-3, demi merebut gelar kelima di Australia Terbuka sekaligus titel Grand Slam yang ke-18 selama kariernya.

Raut gembira terpancar dari wajah petenis Swiss berusia 35 tahun tersebut usai duel klasik dengan teman sekaligus rivalnya. Bagaimana tidak, sudah lama Federer menantikan bisa menghapus dahaga meraih titel Australia Terbuka sejak terakhir meraihnya pada 2010 silam. Sementara, terakhir kali dia menjuarai seri Grand Slam adalah pada 2012 kala memenangi Wimbledon.

"Saya sulit berkata-kata. Saya ucapkan selamat kepada Rafa untuk comeback luar biasa. Saya rasa di antara kami tak ada yang mengira bisa tampil di final beberapa bulan lalu. Namun, kami berdiri di sini.

Federer, yang akan naik ke ranking 10 dunia berkat gelar ini, mampu meraih kemenangan perdana atas Nadal dari empat pertemuan di Australia Terbuka. Ini juga menjadi kemenangan ketiganya di final Grand Slam dari 9 pertemuan melawan petenis Spanyol itu.

Selain itu, kemenangan juga memutus rentetan enam kekalahan beruntun Federer atas Nadal di pertandingan Grand Slam. Sebelumnya, Federer terakhir kali menang atas rival abadinya itu pada final Wimbledon 2007.

Sebuah penghapus dahaga yang memang layak dirayakan Federer dengan sukacita. Kini, dia menyandang status sebagai orang pertama yang mampu memenangi lima gelar atau lebih dalam tiga seri Grand Slam.

Meski begitu, sikap rendah hati Federer tetap tak memudar. Bahkan, dia tetap memuji Nadal di tengah euforia juara yang baru direngkuhnya. "Tenis olahraga sulit, tak ada hasil imbang. Tapi jika memungkinkan, saya akan senang berbagi gelar dengan Rafa (Nadal, Red) pada malam ini," ucap Federer jelang acara penyerahan trofi Norman Brookes Challenge Cup.

"Perlahan saya akan meredup. Karenanya, kemenangan ini menjadi milestone dalam karier saya," imbuh petenis kelahiran Basel, Swiss, pada 8 Agustus 1981 ini.

Di balik rivalitas yang kental selama bertahun-tahun sejak 2004, Federer dan Nadal memang saling menjunjung tinggi rasa hormat satu sama lain. Dengan usia yang lebih tua lima tahun, Federer berharap Nadal masih meneruskan kiprahnya di pentas tenis dunia. Sebuah indikasi bahwa Federer sudah mulai mempersiapkan masa pensiun dalam aktu dekat.

"Tolong tetaplah bermain Rafa. Tenis membutuhkanmu. Tetaplah melakukan apa yang perlu kamu lakukan," harap Federer.

Nadal sendiri menyambut tantangan Federer dengan mengisyaratkan masih akan terus berjuang meraih gelar demi gelar. "Pertandingan hebat. Saya menikmatinya. Saya bertarung demi merebut trofi. Tapi mungkin Roger sedikit lebih pantas (menjadi juara) ketimbang saya. Saya hanya perlu terus berusaha ke depannya," bilang petenis Spanyol berusia 30 tahun itu. (ira/JPG)

Sumber : 
http://www.jawapos.com/read/2017/01/29/105832/juara-australia-terbuka-2017-federer-ingin-berbagi-gelar-dengan-nadal
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SANG JUARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger