Featured Post Today
print this page
Latest Post

Owi/Butet Juara Kejuaraan Bulutangkis Asia


Liputan6.com, Wuhan- Wakil Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menjuarai ganda campuran Kejuaraan Bulutangkis Asia 2015. Pasangan Owi/Butet mengalahkan ganda Hong Kong Chun Hei Reginald Lee/Hoi Wah Chau.

Owi/Butet cuma butuh 37 menit saja untuk bisa mengatasi perlawanan Lee/Chau pada laga yang digelar di Wuhan Sports Center Gymnasium, China, Minggu (26/4/2015). Mereka menang dua set langsung 21-16 dan 21-15.

Walau meraih kemenangan dua set langsung, sebenarnya Owi/Butet harus susah payah mengatasi perlawanan Lee/Chau. Di set pertama, pasangan andalan Indonesia itu sempat tertinggal 7-11. Beruntung Owi/Butet bisa membalikkan keadaan dengan bermodal pengalaman.

Di set kedua, Owi/Butet tampil dominan. Mereka selalu memimpin sejak awal sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Lee/Chau setelah menang 21-15 di set kedua.

sumber : http://bola.liputan6.com/read/2220709/owibutet-juara-kejuaraan-bulutangkis-asia
0 komentar

Pentingnya Atmosfer Positif di Campos bagi Rio Haryanto



Jakarta - Rio Haryanto mengawali kiprahnya di kompetisi GP2 musim ini dengan sangat baik. Menurut Rio, hal itu tak terlepas dari atmosfer positif yang melingkupi tim barunya, Campos Racing.

Rio membalap di bawah bendera Campos pada tahun ini. Campos adalah tim keempatnya di arena GP2 setelah Carlin (2012), Barwa Addax (2013), dan EQ8 Caterham Racing (2014).

Rio, yang kini berusia 22 tahun, mendapatkan hasil bagus dalam seri pertama GP2 yang dilangsungkan di Bahrain, akhir pekan lalu. Dia finis kedua di feature race kemudian tampil sebagai pemenang di sprint race.

Bagi Rio, hasil di Bahrain tersebut merupakan sebuah kemajuan pesat. Pasalnya, pada tiga musim sebelumnya, dia belum pernah menang dan cuma dua kali naik podium.

Pergantian tim ternyata sangat membantu Rio mengangkat performanya musim ini. Dia sangat nyaman di timnya sekarang.

"Tentu berganti tim ada pengaruhnya. Atmosfer di Campos sangat luar biasa positif," ujar Rio ketika menjawab surat elektronik dari detikSport. 

"Komunikasi dengan technical director, race engineer, dan para mekanik pun berjalan dengan baik. Rekan setim saya Arthur Pic juga sangat kompetitif dan turut mendorong tim maju ke depan," lanjutnya.

"Saya dan tim selalu bekerja sama dalam mencari setelan mobil terbaik. Saya sendiri senang bertukar pikiran dengan race engineer Emilio Lozano dan technical director Philippe Gautheron," kata Rio.

sumber : sport.detik.com
0 komentar

3 Rahasia Rio Haryanto Agar Bisa Merajai Balap GP2

TEMPO.CO , Jakarta: Pembalap Indonesia, Rio Haryanto, menyatakan berlomba di ajang GP2--selevel di bawah Formula 1-- membutuhkan kesabaran dan mental yang bagus. Cuaca sirkuit yang terkadang berubah dan lamanya duduk di belakang kendali setir merupakan rintangan yang harus dia lewati. Bagaimana Rio menjaga fisiknya agar terus tampil prima.

"Menjaga diet, istirahat cukup, dan selalu fokus, " kata Rio menjawab pertanyaan Tempo melalui surat elektronik, Rabu, 22 April 2015.

Rio, yang baru dua kali naik podium dalam lomba pembuka GP2 musim ini menyatakan, tiga hal itu menjadi kunci agar dia bisa sukses di arena balapan. Selain itu, pembalap berusia 22 tahun mengaku tak pernah berhenti berlatih dan selalu mempersiapkan dengan matang sebelum menancap gas. "Persiapan yang luar biasa akan membuat saya semangat," ujar dia.

Pada Sabtu pekan lalu , Rio berhasil naik podium tertinggi pertamanya selama empat tahun berkarier di GP2. Dia finis paling pertama dalam sprint race seri pertama GP2 musim 2015 yang berlangsung di Sirkuit International Bahrain, di Sakhir, dan jadi runner-up di ajang feature race.

Menurut Rio, setiap sirkuit yang dia lintasi dalam seri GP2, mempunyai tantangan yang beragam. Di Bahrain misalnya, dia mengatakan sirkuit di sana mempunyai cuaca yang cukup ekstrim. Saat itu, temperatur aspal sirkuit bahkan sempat naik hingga 55 derajat.

Kondisi itu tentu membuat ban cepat tipis, sehingga dibutuhkan keahlian mengemudi agar ban bisa awet hingga finis. Rio mengatakan dibutuhkan latihan simulator yang ekstra agar bisa mengemudi lebih halus. "Hasil di Bahrain positif untuk start GP2 championship," ujar dia.

Dengan hasil di Bahrain tersebut, Rio mendapatkan total 33 poin 18 poin dari feature race dan 15 poin dari sprint race. Poin ini membuat Rio duduk di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Vandoorne, yang mengoleksi total 43 poin.

Sumber : tempo.co
0 komentar

Marquez Jatuh, Rossi Juara di Argentina



RIO HONDORace penuh drama terjadi di seri ketiga MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Rio Hondo, Argentina, Senin 20 April 2015 dini hari WIB. Valentino Rossi berhasil menjadi yang terbaik, disusul oleh pembalap Ducati Andrea Dovizioso, dan rider LCR Honda, Carl Crutchlow di posisi ketiga.

Hasil ini memantapkan Rossi di peringkat pertama klasemen dengan 66 poin, disusul Andrea Dovizioso diposisi kedua dengan 60 poin, dan Andrea Iannone di tempat ketiga dengan 40 poin. Di bawahnya adalah rekan Rossi, Jorge Lorenzo dengan 37 poin dan Marquez mengoleksi 36 poin.

Marquez sedianya memimpin perlombaan hingga lap menyisakan satu lap terakhir. Namun ketika Rossi mendekati dan menyusulnya, rider berjuluk Baby Allien itu seakan bernafsu merebut posisinya kembali. Tabrakan pun tak terhindari, Marquez terjatuh dan Rossi tak terkejar.

Jalannya Perlombaan
Balapan dimulai dengan aksi pembalap Suzuki Aleix Espargaro yang merangsek ke posisi pertama. Namun pembalap asal Spanyol tidak bertahan lama di depan, Marquez langsung mengambil alih kembali pimpinan.

Memasuki lap kedua, duo Ducati Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso beriringan menempati posisi ketiga dan keempat. Secara perlahan, keduanya menyalip Espargaro yang berjuang keras mempertahankan posisinya. Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, yang memulai balapan dari posisi kedelapan langsung membuntuti Lorenzo.

Tidak butuh waktu lama untuk The Doctor melewati Lorenzo. Pada lap lima, pembalap yang dikenal dengan raja tikungan ini berhasil menyalip Lorenzo untuk posisi kelima. Perlahan tapi pasti Rossi mendekati rombongan tiga pembalap, Crutchlow, Dovizioso, dan Iannone.

Tiga lap beruntun Rossi berhasil menyalip ketiga pembalap di depannya. Pada lap delapan Iannone berhasil disalipnya dengan mudah. Lalu pada lap sembilan giliran Crutchlow yang harus merelakan posisinya direbut juara dunia MotoGP tujuh kali itu. Hingga pada lap 10, Rossi sukses menyalip Dovi- sapaan Dovizioso – untuk posisi kedua.

Marquez yang nyaman di posisi pertama sejak awal lap mulai lengah jelang akhir balapan. Hal itu terbukti dari terus terpangkasnya jarak waktu Baby Alien dengan Rossi yang berada di tempat kedua. Di sisa tiga lap, Rossi berhasil mendekat namun Marquez memberikan perlawanan ketat. Hingga pada lap 24 insiden terjadi.

Benturan terjadi antara kedua pembalap, tapi Rossi sukses menyalip Marquez dan langsung menutup ruang Marquez untuk kembali menyalip. Namun Marquez yang tidak mau kehilangan posisi pertamanya memaksakan diri hingga bagian depan motornya menyenggol bagian belakang motor Rossi hingga akhirnya terjatuh dan tidak bisa menyelesaikan balap.

Hasil Lengkap MotoGP Race Rio Hondo, Argentina:
1.Valentino Rossi Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 35.644s
2. Andrea Dovizioso Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 41.329s
3. Cal Crutchlow CWM LCR Honda (RC213V) 41m 43.942s
4. Andrea Iannone Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 43.996s
5. Jorge Lorenzo Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 45.836s
6. Bradley Smith Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 55.520s
7. Aleix Espargaro Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 59.977s
8. Pol Espargaro Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 3.314s
9. Scott Redding Estrella Galicia Marc VDS (RC213V) 42m 10.041s
10. Maverick ViƱales Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42m 10.452s
11. Danilo Petrucci Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 42m 15.850s
12. Jack Miller CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 42m 18.298s
13. Hector Barbera Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 18.373s
14. Loris Baz Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 42m 18.497s
15. Stefan Bradl Athina Forward Racing (Forward Yamaha) 42m 18.681s
16. Nicky Hayden Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 42m 18.896s
17. Eugene Laverty Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 42m 19.044s
18. Mike Di Meglio Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 19.452s
19. Alvaro Bautista Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 20.522s
20. Marco Melandri Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 31.880s
21. Karel Abraham Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) 42m 39.015s
22. Alex De Angelis Octo IodaRacing (ART) 42m 44.088s

Gagal Finis
Hiroshi Aoyama Repsol Honda Team (RC213V)
Marc Marquez Repsol Honda Team (RC213V)
Yonny Hernandez Pramac Racing (Desmosedici GP)

sumber : http://sports.okezone.com/read/2015/04/20/38/1136812/marquez-jatuh-rossi-juara-di-argentina
0 komentar

Djokovic Sabet Laureus Awards 2015

Foto : tenniscircus.com
SHANGHAI, suaramerdeka.com – Novak Djokovic menyabet penghargaan sebagai olahragawan putra terbaik dalam Laureus Awards 2015.
Dalam upacara penganugerahan yang digelar di Shanghai Grand Theatre, Shanghai, China, Rabu (15/4) malam waktu setempat, Djokovic mengalahkan olahragawan top lainnya yang masuk ke dalam nominasi seperti Lewis Hamilton, Marc Marquez, Cristiano Ronaldo, dan Rory McIlroy.
Perlu dicatat ini adalah kali kedua, Djokovic menyabet gelar sebagai olahragawan putra terbaik dalam Laureus Awards. Sebelumnya, petenis asal Serbia itu juga diganjar penghargaan yang sama pada tahun 2012.
Tahun 2014 lalu, Djokovic memenangi tujuh gelar termasuk Wimbledon dan ATP World Tour Finals. Dia juga kembali ke peringkat satu dunia di akhir tahun. Namun Djokovic tak bisa hadir dalam seremoni tersebut karena berada di Monako untuk turnamen Monte Carlo Masters.
“Ini mungkin adalah mahkota untuk musim 2014 saya yang ditandai dengan menjuarai Wimbledon, kembali ke peringkat satu dunia, dan menjadi seorang ayah. Ini mungkin adalah tahun terbaik dalam hidup saya sejauh ini,” ujar Djokovic di situs resmi Laureus.
Untuk kategori atlet putri terbaik, penghargaan diberikan kepada pelari asal Ethiopia, Genzebe Dibaba, yang berhasil memecahkan tiga rekor dunia sekaligus di ajang yang berbeda-beda hanya dalam kurun waktu dua minggu di bulan Februari 2014.
Sementara itu, kategori tim terbaik dimenangi oleh timnas Jerman yang sukses menjuarai Piala Dunia 2014. Die Nationalmannschaft juga menjadi tim Eropa pertama yang jadi juara di Piala Dunia yang digelar di benua Amerika.
Dari lintasan balap Formula 1, Daniel Ricciardo membawa pulang penghargaan Breaktrough of The Year. Berstatus sebagai rookie di tahun lalu, Ricciardo memenangi tiga balapan bersama Red Bull dan mengakhiri musim di peringkat ketiga.
Daftar pemenang Laureus Awards 2015:
Sportsman of The Year: Novak Djokovic (Serbia/tenis)
Sportswoman of The Year: Genzebe Dibaba (Ethiopia/atletik)
Team of The Year: Tim nasional Jerman (sepakbola)
Comeback of The Year: Schalk Burger (Afrika Selatan/rugby)
Breaktrough of The Year: Daniel Ricciardo (Australia/balap mobil)
Academy Execptional Achievement: Li Na (China/tenis)
Spirit of Sport: Yao Ming (China/basket)
Sportsperson of the Year with a Disability: Tatyana McFadden
(Andika Primasiwi, rtr / CN26) 
Sumber : berita.suaramerdeka.com
0 komentar

Marc Marquez Juara MotoGP Austin

Foto : AFP Photo
suaramerdeka.com – Hasil manis dipetik Marc Marquez yang sukses menjuarai MotoGP Austin setelah menjadi yang tercepat dalam balapan di Circuit of The Americas, Senin (13/4) dini hari.  Rider Repsol Honda itu sukses mengalahkan Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi.
Dalam balapan itu, Marquez yang mengawali balapan dari posisi terdepan sempat kehilangan posisinya lantaran disalip Dovizioso. Namun, di lap keempat, Marquez sukses mengambil posisi terdepan dan setelah itu dia tak terkejar lagi oleh lawan-lawannya hingga balapan usai.
Sementara, Dovizioso yang sempat mencoba memberi perlawanan akhirnya finis di posisi kedua, usai mengalahkan Valentino Rossi yang merebut podium terakhir. Kemenangan di Austin ini menjadi jawaban Marquez atas hasil buruk yang dia dapat bulan lalu.
Di MotoGP Qatar, Marquez yang juga sang juara dunia terlempar ke posisi paling belakang setelah lap pertama dan akhirnya cuma bisa finis kelima. Hasil ini membuat Marquez mencatatkan 100 persen kemenangan di Austin, setelah dia juga merebut posisi teratas di musim 2013 dan 2014.
Catatan lainnya, tiga kemenangan Marquez di Austin didapat setelah dia merebut pole position. Jorge Lorenzo menempati posisi empat dalam balapan ini. Sementara urutan lima jadi milik Andrea Iannone.
Tambahan 25 poin membuat Marquez kini duduk di posisi tiga klasemen sementara dengan poin dikumpulkan berjumlah 36. Puncak klasemen masih jadi milik The Doctor dengan poin 41 dan Dovizioso di tangga kedua dengan 40 angka
Hasil MotoGP Austin
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 43m 47.150s
2. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 43m 49.504s
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 43m 50.270s
4. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 43m 53.832s
5. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 43m 54.734s
6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 43m 57.707s
7. Cal Crutchlow GBR CWM LCR Honda (RC213V) 44m 4.117s
8. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 44m 6.175s
9. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 44m 25.720s
10. Danilo Petrucci ITA Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 44m 28.946s
11. Hiroshi Aoyama JPN Repsol Honda Team (RC213V) 44m 34.349s
12. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 44m 34.489s
13. Nicky Hayden USA Aspar (RC213V-RS) 44m 43.634s
14. Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 44m 43.881s
15. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 44m 44.522s
16. Eugene Laverty IRL Aspar (RC213V-RS)* 44m 46.048s
17. Loris Baz FRA Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 44m 55.937s
18. Alex De Angelis RSM Octo IodaRacing (ART) 45m 9.386s
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) DNF
Marco Melandri ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) DNF
Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) DNF
Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) DNF
Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) DNF
Stefan Bradl GER Athina Forward Racing (Forward Yamaha) DNF
Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) DNF
(Andika Primasiwi, rtr / CN26) 

0 komentar

Cara Angga/Ricky Rebut Gelar Perdana Luar Biasa

TRIBUNSUMSEL.COM, SINGAPURA - Penampilan luar biasa berhasil diberikan oleh pasangan ganda putra, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Keduanya berhasil merebut gelar juara pada gelaran OUE Singapore Terbuka 2015, Minggu (12/4).

Ini merupakan gelar perdana bagi Angga/Ricky sejak dipasangkan tahun lalu, sekaligus satu-satunya gelar yang berhasil dibawa pulang tim Indonesia dari Singapura.

Angga/Ricky sukses mengalahkan pasangan Tiongkok, Fu Haifeng/Zhang Nan, rubber game dengan skor, 21-15, 11-21 dan 21-14.

Dari awal gim pertama, Angga/Ricky berhasil tampil tenang namun terus mencetak poin. Beberapa kesalahan yang dilakukan lawan pun menambah keunggulan bagi pasangan Indonesia tersebut. Sempat tertahan di game kedua karena kalah, Angga/Ricky kemudian berhasil menuntaskan kemenangannya di game ketiga.

“Akhirnya pecah juga di Singapura. Grand prix sempat final, challenge juga final, tapi bisa langsung juara di super series. Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Hasil ini tak terduga bagi kami, kami merasa sangat senang,” kata Ricky ditemui usai pertandingannya di Singapore Indoor Stadium.

“Dari babak perempat final, semi hingga final, saya fokus ke lapangan. Nggak mikirin penonton, nggak mikirin apa-apa, fokus di lapangan saja,” kata Ricky lagi.

“Saya nggak percaya bisa menang, rasanya senang sekali. Game pertama kami bisa menang duluan. Di gim kedua kami agak lengah, kalah cepat kami. Kami juga banyak mati sendiri. Tapi di game ketiga kami bisa kembali lagi. Bermain lebih sabar dan fokus satu-satu, akhirnya bisa menang,” kata Angga.

Gelar perdana Angga/Ricky langsung berhasil menembus level super series. Sebelumnya prestasi terbaik keduanya sejak dipasangkan ialah sebagai runner up di Macau Open Grand Prix Gold 2014 dan Thailand International Challeng 2015.

“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya ya. Di Swiss kami bertemu pasangan Tiongkok lainnya, banyak yang kami pelajari. Dari kemarin di Malaysia kami sudah unggul terus malah dibalik keadaannya. Kami belajar banyak dari pengalaman,” ungkap Ricky.

“Terima kasih kepada Tuhan, teman, keluarga, pelatih dan keluarga besar PBSI. Kedepannya semoga kami berdua bisa juara-juara lagi di turnamen berikutnya,” kata Angga lagi.

http://sumsel.tribunnews.com/2015/04/13/cara-anggaricky-rebut-gelar-perdana-luar-biasa
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SANG JUARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger