Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label GP2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GP2. Tampilkan semua postingan

Pentingnya Atmosfer Positif di Campos bagi Rio Haryanto



Jakarta - Rio Haryanto mengawali kiprahnya di kompetisi GP2 musim ini dengan sangat baik. Menurut Rio, hal itu tak terlepas dari atmosfer positif yang melingkupi tim barunya, Campos Racing.

Rio membalap di bawah bendera Campos pada tahun ini. Campos adalah tim keempatnya di arena GP2 setelah Carlin (2012), Barwa Addax (2013), dan EQ8 Caterham Racing (2014).

Rio, yang kini berusia 22 tahun, mendapatkan hasil bagus dalam seri pertama GP2 yang dilangsungkan di Bahrain, akhir pekan lalu. Dia finis kedua di feature race kemudian tampil sebagai pemenang di sprint race.

Bagi Rio, hasil di Bahrain tersebut merupakan sebuah kemajuan pesat. Pasalnya, pada tiga musim sebelumnya, dia belum pernah menang dan cuma dua kali naik podium.

Pergantian tim ternyata sangat membantu Rio mengangkat performanya musim ini. Dia sangat nyaman di timnya sekarang.

"Tentu berganti tim ada pengaruhnya. Atmosfer di Campos sangat luar biasa positif," ujar Rio ketika menjawab surat elektronik dari detikSport. 

"Komunikasi dengan technical director, race engineer, dan para mekanik pun berjalan dengan baik. Rekan setim saya Arthur Pic juga sangat kompetitif dan turut mendorong tim maju ke depan," lanjutnya.

"Saya dan tim selalu bekerja sama dalam mencari setelan mobil terbaik. Saya sendiri senang bertukar pikiran dengan race engineer Emilio Lozano dan technical director Philippe Gautheron," kata Rio.

sumber : sport.detik.com
0 komentar

3 Rahasia Rio Haryanto Agar Bisa Merajai Balap GP2

TEMPO.CO , Jakarta: Pembalap Indonesia, Rio Haryanto, menyatakan berlomba di ajang GP2--selevel di bawah Formula 1-- membutuhkan kesabaran dan mental yang bagus. Cuaca sirkuit yang terkadang berubah dan lamanya duduk di belakang kendali setir merupakan rintangan yang harus dia lewati. Bagaimana Rio menjaga fisiknya agar terus tampil prima.

"Menjaga diet, istirahat cukup, dan selalu fokus, " kata Rio menjawab pertanyaan Tempo melalui surat elektronik, Rabu, 22 April 2015.

Rio, yang baru dua kali naik podium dalam lomba pembuka GP2 musim ini menyatakan, tiga hal itu menjadi kunci agar dia bisa sukses di arena balapan. Selain itu, pembalap berusia 22 tahun mengaku tak pernah berhenti berlatih dan selalu mempersiapkan dengan matang sebelum menancap gas. "Persiapan yang luar biasa akan membuat saya semangat," ujar dia.

Pada Sabtu pekan lalu , Rio berhasil naik podium tertinggi pertamanya selama empat tahun berkarier di GP2. Dia finis paling pertama dalam sprint race seri pertama GP2 musim 2015 yang berlangsung di Sirkuit International Bahrain, di Sakhir, dan jadi runner-up di ajang feature race.

Menurut Rio, setiap sirkuit yang dia lintasi dalam seri GP2, mempunyai tantangan yang beragam. Di Bahrain misalnya, dia mengatakan sirkuit di sana mempunyai cuaca yang cukup ekstrim. Saat itu, temperatur aspal sirkuit bahkan sempat naik hingga 55 derajat.

Kondisi itu tentu membuat ban cepat tipis, sehingga dibutuhkan keahlian mengemudi agar ban bisa awet hingga finis. Rio mengatakan dibutuhkan latihan simulator yang ekstra agar bisa mengemudi lebih halus. "Hasil di Bahrain positif untuk start GP2 championship," ujar dia.

Dengan hasil di Bahrain tersebut, Rio mendapatkan total 33 poin 18 poin dari feature race dan 15 poin dari sprint race. Poin ini membuat Rio duduk di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Vandoorne, yang mengoleksi total 43 poin.

Sumber : tempo.co
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SANG JUARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger