Featured Post Today
print this page
Latest Post

SEMPURNA DAN BANGGA

MANCHESTER- Hasil sempurna berbuah kebanggaan, itu yang dirasakan Manajer Manchester City Pep Guardiola setelah The Citizens berhasil mengatasi Napoli 2-1 pada laga ketiga Liga Champions Grup F di Stadion Etihad, Rabu (18/10) dini hari WIB.

Pep tanpa ragu menyebut wakil Seri ALiga Italia itu sebagai salah satu tim terbaik yang pernah dia hadapi sebagai pelatih. Bisa mengalahkan Napoli membuatnya sangat senang. Dua gol City dicetak Raheem Sterling dan Gabriel Jesus.

Balasan pasukan tamu dilesakkan Amadou Diawara dari titik putih. ”Napoli adalah tim yang luar biasa. Mereka punya kemampuan fantastis untuk mengirimkan umpan-umpan panjang dan pendek,’’ungkap Pep. Mantan pelatih Barcelona ini memuji performa Partenopei yang amat baik dan menyulitkan. Namun, tantangan itu bisa ditaklukkan berkat persiapan yang mantap.

The Citizens mendominasi selama setengah jam pertama dan langsung unggul dua gol. Napoli membuang peluang emas selepas tendangan penalti Dries Mertens dimentahkan kiper Ederson. Siap Revans Memasuki paruh kedua, Partenopei bangkit dan ganti menekan lawan. Sayang, mereka hanya mampu mencetak satu gol.

”Saya pikir mereka adalah salah satu skuad terbaik di Eropa. Untuk mengatasi sebuah tim hebat, kami harus menampilkan performa yang luar biasa,’’jelas Pep. City akan ganti menyambangi markas Napoli pada pertandingan keempat, 1 November mendatang. David Silva dan kawan-kawan bakal lolos ke fase gugur jika kembali memetik tiga angka.

Pelatih Napoli Maurizio Sarri mengakui kenggulan pasukan Pep. Dia menyanjung kemajuan pesat The Citizens. ”Mereka punya kualitas fisik, teknik, dan taktik yang luar biasa. Jika dapat mempertahankan ketahanan fisik, mereka bisa melaju hingga ke final,” tutur Sarri. Allenatore 58 tahun ini menyatakan siap melakukan revans dalam duel di San Paolo. Sarri telah menganalisis kekuatan lawan dan mengevaluasi permainan Marek Hamsik dan kawankawan.(afp,soccerway,A7-16)

Suara Mereka, 19 Oktober 2017

Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9677/SEMPURNA-DAN-BANGGA
0 komentar

MOMEN KEBANGKITAN

LONDON- Momen kebangkitan menjadi misi Chelsea ketika menjamu AS Roma pada laga ketiga Liga Champions Grup C di Stamford Bridge, London, Kamis (19/10) dini hari WIB.

The Blues memang sudah mengantongi dua kemenangan di Champions League. Namun, langkah Si Biru di Liga Primer Inggris tidak mulus. Akhir pekan lalu, Gary Cahill dan kawan-kawan dibekuk juru kunci Crystal Palace. Absennya gelandang bertahan N'Golo Kante berdampak buruk pada kinerja barisan pertahanan. Tiemoue Bakayoko yang diplot sebagai pengganti Kante belum tampil sesuai harapan manajer Antonio Conte.

Chelsea kian pincang selepas cedera yang menimpa Victor Moses. Tanpa Moses, yang biasa bermain sebagai gelandang kanan, Conte harus menurunkan David Zappacosta. Namun, klub London ini mendapat kabar bagus dengan kembalinya striker Alvaro Morata dari cedera. Kehadiran Morata jelas akan memperkuat daya gempur di lini depan. Conte mengakui timnya kesulitan bermain di kompetisi domestik dan Eropa. Musim lalu hal itu tidak mereka hadapi.

150 Persen
”Musim ini bakal sangat sulit bagi kami. Karena itu, kami harus memberikan 150 persen. Seratus persen tak akan cukup. Saya memiliki para pemain yang punya kemauan besar dalam bekerja dan berjuang,” ungkap Conte. Pelatih berkebangsaan Italia ini yakin Cahill dan kawan-kawan bisa menemukan kekuatan untuk bangkit. Kembalinya Morata juga membuatnya gembira.

”Saat beberapa pemain Anda cedera, Anda berada dalam masalah,” tegasnya. Bagaimana dengan Roma? Giallorossi menuju markas The Blues dengan bekal memprihatinkan. Klub ibu kota Italia itu kalah 0-1 dari Napoli dalam lanjutan Seri A. Pasukan Serigala tampil bagus saat dipermalukan Napoli. Eusebio Di Francesco, allenatore Roma, bertekad meraih hasil positif pada matchday 3.
Di Francesco akan mengusung skema 4-3-3. Target manmengandalkan Edin Dzeko yang diapit Diego Perotti dan Alessandro Florenzi. ''Kami harus tampil di lapangan dengan karakteristik dan gagasan permainan kami sendiri,” tutur Di Francesco.(afp,goal. com, A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 18 Oktober 2017
Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9367/MOMEN-KEBANGKITAN
0 komentar

TAK MINDER

MANCHESTER- Laga sulit bakal dilakoni Napoli pada pertandingan lanjutan Grup F Liga Champions, tengah pekan ini. I Partenopei akan melawat ke kandang Manchester City yang merupakan pemuncak grup ini di Etihad Stadium, Rabu (18/10) dini hari WIB.

City masih sempurna di babak penyisihan grup dengan mengoleksi enam poin dari dua laga. Adapun Napoli berada di peringkat ketiga dengan nilai tiga. Poin Marek Hamsik dan kawan-kawan sama dengan milik Shakhtar Donetsk yang berada di peringkat kedua. Di bawah asuhan pep Guardiola, The Citizens memperlihatkan performa apik.

Di Premier League, David Silva dan kawan-kawan kokoh di puncak klasemen sementara dengan meraih 22 poin. Mereka belum pernah kalah hingga pertandingan ketujuh. Bahkan, di laga terakhir, City meraih kemenangan besar dengan skor 7-2 atas Stoke City. Kemenangan tersebut akan meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri pemain jelang lawan Napoli.

Di level Eropa, Etihad Stadium juga cukup angker. The Citizens tidak terkalahkan di 11 pertandingan kandang terakhir mereka di Eropa, yakni dengan meraih delapan kemenangan dan tiga seri. Catatan apik tersebut, ditambah dengan materi pemain asuhan Guardiola yang berkualitas, membuat City diunggulkan bisa memenangi laga lawan Napoli.

Meski demikian, hal itu tak membuat Napoli minder. Anak-anak asuhan Maurizio Sarri justru tertantang menghentikan laju apik The Citizens.“Kami tak harus melangkah ke lapangan dengan perasaan takut untuk menghadapi mereka,” ujar striker Napoli, Lorenzo Insigne. “Mereka memiliki para juara hebat. Tapi, bila kami bermain sebagai sebuah tim, kami bisa menimbulkan masalah. Kami harus yakin, karena kami memiliki kualitas,” tambahnya.

Belum Terkalahkan
Saat ini Napoli juga tengah on fire. Mereka baru saja mengalahkan salah satu tim kuat Italia, AS Roma dengan skor 1-0. Hal itu membuat mereka belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan awal sehingga nangkring di puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 21.

Di kancah Eropa, Napoli juga cukup tangguh saat manjalani laga tandang. Dari empat laga tandang di kompetisi Eropa, I Partenopei hanya kalah sekali. Dua laga lain sukses dimenangkan dan sekali laga berakhir imbang. Napoli juga tidak pernah kalah saat berhadapan dengan City. Terakhir kali mereka bertemu pada pertandingan fase grup Liga Champions 2011/2012.

Pada saat itu I Partenopei sukses mengimbangi Manchester City dengan skor 1-1 di Etihad dan menang 2-1 di Sao Paolo. Dengan statistik seperti itu, pelatih City, Pep Guardiola, dituntut putar otak untuk menghadapi Napoli. Kemenangan 7-2 atas Stoke City lalu diharap tidak membuat anakanak asunannya overconfidence. Karena, tim tamu bakal bisa memanfaatkan sekecil kesalahan di lapangan untuk menghukum anak-anak asuhannya. “Napoli akan membunuh Anda dengan pressing tinggi.

Mereka mampu menekan kiper kami. Saya amat bahagia bisa mendapat kesempatan memainkan pertandingan seperti ini,” kata Guardiola. “Gaya permainan Napoli mirip Shakhtar Donetsk. Mereka sangat bagus. Saya akan menunjukkan kekuatan Napoli pada para pemain saya bahwa mereka bagus dan bagaimana mereka akan bermain,” sambungnya.(rtr, H13-56)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 17 Oktober 2017

Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/9057/TAK-MINDER
0 komentar

Melesat karena Saling Mengenal

MANCHESTER- Musim ini Manchester City mulai melesat di Liga Primer Inggris. Musim kedua Pep Guardiola sebagai manajer membawa banyak perubahan. The Citizens belum terkalahkan dan sangat produktif. ”Kami saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik.

Saya mengenal para pemain saya, saya mengenal Premier League, dan bagaimana untuk menghancurkan lawan,” ungkap Pep. Pelatih asal Spanyol ini menilai David Silva dan kawan-kawan tampil sangat baik.

Performa itu ditambah dengan kepercayaan diri tinggi. ”Semua orang yakin kami akan mencetak gol,” tegas mantan entrenador Barcelona itu.

City telah menghasilkan 29 gol dalam delapan pertandingan Premiership musim 2017-2018. Manchester Biru adalah tim pertama dalam sejarah Premier League yang bisa mencetak gol sebanyak itu dalam delapan laga pertama.

The Citizens menjadi tim terproduktif di Inggris dalam 123 tahun jika ukurannya adalah delapan partai pertama di liga. Silva dan kawan-kawan menang tujuh kali dan sekali bermain seri. Kemenangan 7-2 atas Stoke City di Stadion Etihad, Sabtu (14/10), merupakan bukti terbaru ketangguhan mereka.

Sebelumnya, City juga sukses membungkam dua klub besar, Liverpool dan Chelsea. Kendati permainan klubnya dipuji, Pep berusaha tetap waspada. Sebab, target utamanya adalah meraih gelar. ”Saya di sini untuk menang, bukan buat hiburan,” ujarnya.(afp,soccerway, A7-16)

Suara Merdeka, 16 Oktober 2017

Link : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/8911/Melesat-karena-Saling-Mengenal
0 komentar

Timnas Pelajar U-16 Raih Juara Malaysia - Borneo Cup


Bola.com, Kinabalu - Tim Pelajar U-16 Indonesia meraih target juara Malaysia-Borneo Cup setelah menekuk DPM Sport School 1-0 pada final yang berlangsung di Stadion Likas, Sabtu (7/10/2017).

Bagi skuat Maman Suryaman, sukses di final ini melengkapi empat kemenangan sebelumnya di penyisihan grup dan semifinal. "Saya memberi apresiasi kepada para pemain yang mampu keluar dari tekanan tuan rumah," ujar Maman usai pertandingan.

Gol tunggal kemenangan tim pelajar Indonesia dicetak striker asal Dilkat Persib, Ilham Mahfudzillah dimenit ke-10. Selain meraih trofi juara, gelandang serang tim pelajar Indonesia Alif Jaelani jadi top skorer turnamen dengan lima gol.

Manajer tim pelajar Indonesia, Fary D. Francis mengaku salut dengan kerjasama dan kekompakan yang diperlihatkan para pemain selama turnamen. "Sukses ini membuktikan bahwa para pemain usia muda kita memang punya kualitas yang dibanggakan," kata Fary usai penyerahan trofi.

Fary menambahkan, sukses ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Menpora Imam Nahrawi yang terus memantau perkembangan tim selama turnamen.

"Saya berterima kasih kepada Menpora yang telah menunjuk saya sebagai manajer. Saya berharap prestasi ini dikuti oleh tim usia muda Indonesia lainnya," papar Fary.

Kebanggaan serupa juga ditunjukkan Ahmad Latando Paturusi, bek tengah yang selalu jadi starter pada lima partai yang dilakoni timnya.

"Ini adalah prestasi pertama saya di level internasional. Saya berharap bisa kembali memperkuat Indonesia pada turnamen selanjutnya," kata Latando yang juga tercatat sebagai pemain SSB Bank Sulselbar ini.

Sumber : http://www.bola.com/indonesia/read/3121027/timnas-pelajar-u-16-raih-juara-malaysia-borneo-cup


0 komentar

Ya Konsistensi, Ya Ciri Khas

LONDON- Konsistensi tanpa meninggalkan ciri khas. Itu yang membuat Manchester City melangkah dengan mantap musim ini. The Citizens tetap memimpin klasemen Liga Primer Inggris selepas menaklukkan tuan rumah Chelsea 1-0 di Stamford Bridge London, Minggu (1/10) dini hari WIB.

Meski tanpa striker Sergio Aguero, Manchester Biru masih sanggup melaju berkat gol tunggal Kevin de Bruyne. Dengan hasil ini City sempurna pada September karena selalu menang dalam tujuh laga di semua kompetisi. Pep Guardiola, manajer City, menyatakan puas lantaran hasil akhir dan permainan timnya sejalan.

David Silva dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dari awal hingga akhir. Pasukan tamu juga memaksa The Blues lebih banyak bertahan. Setelah unggul pun, The Citizens terus menekan. Sebaliknya, permainan Si Biru nyaris tak berkembang.

Situasi makin runyam setelah striker Alvaro Morata ditarik keluar pada babak pertama gara-gara cedera. ”Cara main kami yang membuatku sangat senang. Kami bermain berani, mempertahankan bola, dan menerapkan pressing tinggi,'' ujar Pep. Dia juga memuji Leroy Sane, Gabriel Jesus, dan Raheem Sterling.

Ketiganya tak membiarkan Chelsea punya waktu untuk berpikir atau mengirimkan bola ke wilayah belakang mereka. ”Kami meyakinkan klub kalau kami bisa pergi ke mana pun dan menampilkan permainan kami,'' tutur Pep. Bagaimana dengan performa Chelsea?

Klub London ini mejan lantaran cuma melahirkan empat percobaan, dua di antaranya mengarah ke gawang. ”Kualitas Manchester City sudah berbicara. Detail-detail yang menentukan hasilnya,” kata Manajer Chelsea Antonio Conte.(afp, soccerway, A7-16)

Sumber : Suara Merdeka Cetak, 2 Oktober 2017
Link :http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/5782/Ya-Konsistensi-Ya-Ciri-Khas
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SANG JUARA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger